Property Modelling

Beberapa minggu ini jadwal yang sangat padat sempat membuat produksi terseok. Beberapa rekan sibuk mengerjakan rutinitas, tugas akhir, deadline harian, dan salah satu rekan kebanjiran (karena hujan, bukan banjir order). Saya sendiri menghabiskan waktu untuk mengerjakan [dot]BlendMagz edisi 03, menuliskan beberapa wawancara, menyusun proposal target, dan roadshow Jakarta-Bandung. Fiiuuhh.. Beruntung karena bantuan dari rekan BARS beberapa modeling property selesai hanya tinggal mengisi texture. Thanks untuk Charles, dkk.

Setting urban mengharuskan kami mengisi environment dengan property di lingkungan yang sedikit ruwet, kumuh, bekas, dan sarat akan embel-embel tidak teratur. Ini berarti lingkungan sekitar kandang ayam banyak terdiri dari barang-barang bekas. Kami sudah mengantisipasi hal itu dengan membuat beberapa model kecil untuk mengisinya, sisanya akan kami lakukan dengan matte painting.

Inilah referensi acuan dalam memuat model:


Hasilnya:

Mohon maaf kami belum menyertakan file .blend dikarenakan semua materi belum di texture :)

-hiza-

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

1 Response to "Property Modelling"

  1. dirgita says:
    Jumat, 05 Maret, 2010

    Kalo lingkungannya ruwet, berarti rumit juga, dong, proses render-nya nanti? Sudah diantisipiasi?

Posting Komentar

Silakan isi dengan komentar, saran, kritik, atau solusi yang dapat memperlancar Seruling Project. Terimakasih :)